Pernah menerima email atau menemukan website dengan alamat yang terlihat resmi, tapi ternyata palsu?
Jika iya, bisa saja kamu pernah terkena serangan homographic phishing. Dari visualnya, kita akan sulit menebak apakah website ini asli atau palsu. Inilah yang membuat beberapa orang tertipu tanpa disadari.
Untuk itu, kita perlu mempelajari apa itu homographic phishing supaya lebih waspada dalam menjaga keamanan digital dan melindungi data pribadi dari pencurian!
Apa Itu Homographic Phishing?

Sumber: Research Gate
Homographic phishing adalah sebuah teknik penipuan digital yang dilakukan dengan membuat domain atau alamat email palsu menggunakan karakter mirip dari alfabet berbeda.
Misalnya, huruf “o” dalam alfabet Latin bisa diganti dengan huruf yang serupa dari alfabet Cyrillic. Sayangnya, perbedaan kecil ini sulit untuk terdeteksi mata manusia sehingga korban mengira alamat tersebut sah dan asli.
Baca juga: Waspada Phising! Kenali Ciri-ciri dan Cara Menghindarinya
Jenis-jenis Homographic Phishing yang Umum
Berikut adalah beberapa jenis serangan homographic phishing yang paling sering terjadi dan harus diwaspadai!
Email Homograph Attack
Dalam serangan ini, pelaku akan memanipulasi alamat email agar tampak seperti alamat resmi sebuah organisasi atau individu terpercaya. Dengan trik ini, penerimanya bisa tertipu dan memberikan informasi sensitif tanpa sadar.
URL Homograph Attack

Sumber: Semantic Scholar
Dalam serangan ini, pelaku akan membuat domain palsu dengan karakter mirip yang sulit dibedakan dari domain asli.
Jika tidak teliti, kamu bisa terjebak mengunjungi situs ini dan mereka akan mencuri data-data pribadi atau memasang malware dalam perangkatmu!
Homograph dalam Domain Bisnis Online
Terakhir, pelaku akan membuat domain tiruan untuk web e-commerce dan perusahaan besar. Tujuannya adalah untuk mencuri data pembayaran atau kredensial login pelanggan.
Cara Kerja Homographic Phishing
Bagaimana pelaku melakukan serangan homographic phising? Berikut adalah gambaran prosesnya yang biasanya terjadi.
1. Pembuatan Domain atau Alamat Email Palsu

Pelaku memilih karakter yang hampir identik dengan karakter di domain asli. Setelah itu, mereka akan membuat domain atau alamat email yang tampak autentik. Dengan ini, korban akan percaya bahwa domain atau email itu asli!
2. Penyebaran Tautan Palsu
Mereka lalu menyebarkan tautan palsu ini melalui email phising, pesan teks, media sosial, atau website palsu.
Tak jarang, pelakunya juga melakukan manipulasi psikologis–seperti membuat urgensi atau ketakutan–agar korban mengklik tautan ini tanpa berpikir panjang.
3. Membujuk Korban Melakukan Aksi
Setelah korban berhasil mengunjungi website atau membalas email palsu, pelaku akan meminta data rahasia, informasi login, atau sebagainya untuk melangsungkan kejahatan siber atas namamu pribadi.
4. Eksploitasi Data Korban

Data yang berhasil diperoleh kemudian dipakai untuk pencurian identitas, akses ke akun keuangan, atau penyebaran serangan lebih lanjut.
Baca juga: 7 Tahap Terjadinya Peretasan yang Wajib Kamu Waspadai
5. Menyembunyikan Jejak
Setelah melakukan pencurian identitas atau menyebar serangan ini, pelaku akan berusaha menghilangkan jejak digital. Dengan begini, aktivitas phising mereka sulit dilacak oleh pihak berwenang dan keamanan.
Dampak Serangan Homographic Phishing
Serangan ini bisa menimbulkan berbagai dampak serius, mulai dari pencurian data hingga mencoreng reputasi bisnis.
- Pencurian Data Pribadi: Pelakunya akan mencuri data pribadi, mulai dari akun login, alamat email, atau data kartu kredit. Mereka akan menggunakan data ini untuk transaksi ilegal atau penipuan online.
- Kerugian Finansial dan Operasional: Bisnis mengalami hambatan dalam operasionalnya. Mereka juga harus mengeluarkan biaya pemulihan untuk memperbaiki downtime atau sistem yang lumpuh ini.
- Gangguan Keamanan Organisasi: Perusahaan berisiko kehilangan kontrol atas sistem internalnya. Hal ini bisa menimbulkan kebocoran data sensitif, seperti data pelanggannya.

- Penurunan Kepercayaan Pengguna: Pengguna yang pernah menjadi korban biasanya enggan menggunakan layanan terkait. Mereka khawatir akan terkena serangan serupa di masa depan.
- Reputasi Brand Tercoreng: Serangan ini juga berdampak langsung pada citra brand atau institusi. Sekali kepercayaan hilang, membangun kembali reputasi membutuhkan waktu lama dan biaya besar.
Cara Mencegah dan Melindungi Diri dari Homographic Phishing
Selain mengetahui apa itu homographic phishing hingga dampaknya, kamu perlu menerapkan langkah-langkah berikut untuk menghindari ancaman phishing ini!
1. Periksa URL dan Alamat Email dengan Teliti
Waspadai adanya karakter mencurigakan atau perbedaan kecil secara visual pada email atau domain website.
Kamu harus meluangkan sedikit waktu untuk memeriksa alamat URL atau email dengan cermat sebelum mengklik tautan atau memberikan informasi sensitif padanya.
2. Gunakan Browser dan Software Keamanan Terbaru
Perbarui browser dan software yang kamu gunakan ke versi terbaru. Dalam pembaruan, terdapat patch yang berisikan perbaikan keamanan sehingga bisa melindungi sistemmu dari serangan phishing terbaru!
3. Edukasi Pengguna dan Karyawan
Lakukan pelatihan dan edukasi kepada tim kerjamu supaya bisa mengenali berbagai ancaman siber terkini, seperti homographic phishing. Dengan mengenali ciri-ciri dan cara menghindarinya, kamu bisa mencegah serangan ini secara lebih baik!
4. Gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

Tambahkan autentikasi dua faktor sebagai lapisan keamanan tambahan. Meskipun password kamu bocor, pelaku harus melakukan verifikasi tambahan untuk bisa masuk ke sistemmu.
Waspadai Segala Bentuk Serangan Siber Mulai Sekarang!
Kini, kamu sudah mengetahui apa itu homographic phishing, cara kerjanya, dampak yang ditimbulkan, serta cara mengatasinya.
Intinya, kamu perlu mewaspadai serangan ini karena penyamarannya jauh lebih rapi. Untuk mengatasinya dengan tepat, kamu perlu memeriksa ulang setiap alamat domain, mengaktifkan autentikasi ganda (2FA), dan tidak terburu-buru mengklik tautan asing.
Untuk mempertahankan keamanan data lebih lanjut, cobalah untuk mengikuti juga kelas introduction to blue team dari Cyber Studio! Di sini, kamu bisa mempelajari tentang jenis-jenis ancaman serta cara menghadapinya–atau tips berkarier di bidang ini.
Dengan panduan dari mentor berpengalaman dan studi kasus nyata dari industri, kami membantumu tetap unggul di dunia profesional.
Kunjungi halaman learning path kami dan tingkatkan pengetahuanmu dalam mencegah serangan siber terkini!