Dalam bisnis, Anda tidak bisa melakukan pelatihan keamanan siber secara sembarangan. Anda memerlukan dari satu peran netral yang memastikan seluruh proses ini berjalan aman.
Salah satu pihak yang memastikan keseimbangan ini disebut sebagai White Team. Mereka bertugas untuk menjaga keseimbangan antara aspek teknis, tujuan bisnis, dan kepatuhan selama pelatihan keamanan siber dalam bisnis.
Dalam bertugas, ada beberapa fungsi White Team yang perlu diketahui. Mari pelajari setiap fungsi tersebut dalam artikel ini.
Manfaat Kehadiran White Team

White Team bukan sekadar pelengkap dalam latihan keamanan siber. Kehadiran White Team membantu bisnis mendapatkan hasil latihan yang relevan, aman, dan dapat ditindaklanjuti.
- Latihan Berjalan Terarah: White Team memastikan setiap latihan keamanan memiliki tujuan, skenario, dan batasan yang jelas sejak awal agar tidak merugikan bisnis.
- Hasil Evaluasi Lebih Akurat: White Team dapat mengumpulkan data dan temuan secara objektif tanpa bias terhadap tim tertentu sehingga evaluasi mereka mencerminkan kondisi keamanan yang sebenarnya.
- Risiko Latihan Lebih Terkendali: Selanjut, White Team mengawasi aktivitas Red Team agar tidak merusak sistem kritikal atau data sensitif bisnis.
- Pembelajaran Tim Lebih Maksimal: White Team membantu menerjemahkan hasil latihan agar mudah dipahami oleh semua pihak sehingga efektif untuk meningkatkan kesiapan tim.
Fungsi White Team dalam Cyber Security
Umumnya, fungsi White Team fokus di bidang koordinasi, evaluasi, dan kepatuhan selama latihan keamanan siber.
Berikut adalah rincian dari setiap fungsi tersebut:
1. White Team sebagai Testing Coordinator
Sebagai koordinator utama, White Team bertanggung jawab penuh atas perencanaan dan pengendalian seluruh aktivitas latihan cyber security dalam bisnis.
Dalam fungsi ini, mereka bertugas untuk menyiapkan skenario latihan, mengatur tujuan dan ruang lingkup, mengawasi latihan, dan memastikan kepatuhan compliance.

Menyiapkan Skenario Latihan
Mereka akan merancang skenario serangan yang realistis dan relevan dengan profil risiko bisnis. Skenario ini disesuaikan dengan tujuan latihan, bukan sekadar uji kemampuan teknis.
Mengatur Tujuan dan Ruang Lingkup Tes
Di sini, White Team akan menentukan sistem mana yang boleh diuji dan mana yang harus dilindungi. Dengan ruang lingkup ini, latihan cyber security tidak akan mengganggu layanan bisnis utama.
Mengawasi Jalannya Latihan
Selama latihan berlangsung, White Team memantau aktivitas Red dan Blue Team secara aktif agar latihan cyber security ini tetap terkendali dan sesuai skenario.
Menjaga Latihan Tetap Sesuai Rencana
Jika terjadi penyimpangan, mereka berhak melakukan intervensi supaya latihan cyber security tetap fokus dan tidak menimbulkan risiko.
Memastikan Tes Memenuhi Tujuan
Di akhir latihan, White Team mengevaluasi apakah tujuan awal telah tercapai? Hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk menentukan keberhasilan latihan.
2. White Team sebagai Assessment

Dalam peran ini, White Team bertindak sebagai penilai independen yang mengamati performa seluruh tim selama latihan berlangsung.
Mereka akan mengamati kinerja tim lainnya, menilai efektivitas respons, mengumpulkan temuan, hingga menyusun feedback.
Mengamati Kinerja Red dan Blue Team
Di sini, tim ini akan mencatat bagaimana cara Red Team menyerang dan bagaimana cara Blue Team merespons tanpa ikut campur dalam aktivitas teknis.
Menilai Efektivitas Respons Keamanan
White Team membantu mengevaluasi kecepatan, ketepatan, dan koordinasi respons insiden sebagai cara untuk mengukur kesiapan tim menghadapi serangan nyata.
Baca juga: 6 Cara Menilai Efektivitas Strategi Keamanan Siber ala White Team
Mengumpulkan Hasil dan Temuan
Di sini, White Team mengumpulkan semua log, keputusan, dan kejadian penting secara sistematis untuk laporan evaluasi.
Memberikan Evaluasi Objektif
Mereka menyampaikan hasil penilaian berdasarkan data, bukan asumsi. Dengan pendekatan ini, manajemen bisa melihat kondisi keamanan secara realistis.
Menyusun Feedback Perbaikan
Dalam fungsi White Team ini, mereka menerjemahkan hasil assessment untuk mendapatkan rekomendasi tindak lanjut untuk meningkatkan keamanan bisnis.
3. White Team sebagai Compliance

Selain teknis, fungsi White Team juga mencakup aspek kepatuhan dan etika selama latihan cyber security.
Di sini, mereka memastikan bahwa seluruh tim memastikan kepatuhan bisnis terhadap aturan latihan, menjaga etika, menjadi pengawas, dan melindungi kepentingan bisnis.
Memastikan Aturan Latihan Dipatuhi
White Team memastikan semua aktivitas sesuai dengan aturan yang telah disepakati untuk menjaga keamanan dan integritas latihan.
Menjaga Batas Etika dan Legal
White Team akan melakukan pengujian untuk memastikan setiap aktivitas siber tidak melanggar hukum atau kebijakan internal perusahaan.
Menghindari Aktivitas di Luar Skenario
Selanjutnya, mereka membantu mencegah eksploitasi yang tidak direncanakan atau berlebihan agar pelaksanaan latihan tetap aman dan terkontrol.
Menjadi Pengawas Netral
White Team bersifat netral, alias tidak berpihak pada tim penyerang maupun bertahan untuk menjaga kepercayaan semua pihak terhadap hasil latihan.
Melindungi Kepentingan Bisnis
Dengan pengawasan yang tepat, White Team memastikan kepentingan bisnis tetap terlindungi selama latihan berlangsung.
Cara Menjaga Konsistensi Fungsi White Team
Untuk menjaga konsistensi fungsi White Team ini, mereka perlu menerapkan beberapa langkah di bawah ini:
(Gambar disini)
- Gunakan SOP dan Panduan Tertulis: Dengan SOP, White Team dapat bekerja dengan standar yang sama di setiap latihan.
- Terapkan Checklist Sebelum dan Sesudah Latihan: Checklist memastikan White Team tidak melewati setiap tahapan penting saat mengawasi latihan cyber security.
- Dokumentasikan Setiap Keputusan: Dokumentasi yang lengkap akan mempermudah White Team saat melakukan penelusuran ulang dalam evaluasi atau audit.
- Lakukan Evaluasi Rutin per Exercise: Setiap latihan perlu dievaluasi, termasuk proses White Team itu sendiri. Untuk itu, mereka perlu menerapkan evaluasi agar bisa menerapkan perbaikan berkelanjutan.
- Tingkatkan Kompetensi White Team Secara Berkala: Ancaman siber terus berkembang, begitu pula peran White Team. Maka dari itu, White Team perlu diberikan pelatihan rutin agar tetap kompeten.
Baca juga: 6 Jenis Pelatihan Cyber Security dari White Team untuk Bisnis
White Team: Penjaga Objektivitas dan Nilai Latihan Cyber Security
Dari pembahasan di atas tentang fungsi White Team, jelas bahwa mereka juga menjadi pihak untuk menghubungkan aspek teknis dan kepatuhan dalam bisnis.
Jika Anda ingin memastikan kepatuhan bisnis terhadap regulasi keamanan siber, segera ikuti kursus White Team Fundamental dari Cyber Studio.
Di sini, Anda akan mempelajari standar, framework, dan UU PDP yang harus ditaati. Selain itu, kami juga membantu merekomendasikan prospek kerja yang relevan di bidang White Team.
Mari pastikan ketaatan Anda terhadap regulasi untuk menghindari kerugian finansial dan reputasi bisnis!